Sutisna.Com

Teknik Pengajaran Membaca

a.    Teknik Pengajaran Membaca

  • Lihat dan Baca

Teknik ini dapat berupa Fonem, kata, kalimat, ungkapan, kata-kata mutiara, semboyan dan puisi pendek.

  • Menyusun Kalimat

Melalui kegiatan ini siswa dapat belajar menyusun kalimat. Teknik pengajaran membaca melalui penyusunan kalimat melibatkan keterampilan membaca dan menulis.

  • Menyempurnakan Paragraf

Suatu paragraf yang telah disusun oleh guru dihilangkan sebuah kata pada setiap kalimat. Paragraf ini kemudian diberikan kepada guru untuk dibaca kemudian mengisi kotak kosong dengan kata yang tepat.

  • Mencari Kalimat Topik

Suatu bacaan yang panjang dalam suatu cerita dapat disingkat dengan mengambil kalimat topik.

  • Menceritakan Kembali

Melaui kegiatan ini siswa mampu menceritakan kembali suatu informasi yang telah diterimanya melalui suatu bacaan.

  • Parafrase

Guru mempersiapkan bahan bacaan puisi bila perlu menerangkan makna kata-kata puisi yang dianggap sukar, setelah itu siswa membaca kembali puisi itu dengan teliti lalu mengekspresikan isinya dengan kata-kata sendiri.

  • Melanjutkan Cerita

Guru memilih suatu cerita yang cocok untuk siswa, cerita tiu dihilangkan sebagian. Bagian yang dihilangkan boleh permulaan cerita atau akhir cerita, setelah siswa membawa cerita yang sebagian itu mereka ditugaskan melengkapi cerita yang kemudian dibandingkan dengan cerita aslinya.

  • Mempraktikkan Petunjuk

Membaca petunjuk sering kali kita praktikkan dalam hidup sehari-hari. Obat yang kita beli selalui mengikuti petunjuk cara pemakaiannya. Radio yang kita belipun ada petunjuk pengoperasiannya.

  • Baca dan Terka

Kecermatan membaca dan menangkap isi dalam baca dan terka sangat diperlukan. Tidak hanya isi yang tersurat kadang-kadang pun isi yang tersirat. Beda yang tidak pernah disebutkan namanya secara ekplisit. Karena itu diperlukan kejelian dan ketajaman pemahaman.

  • Membaca Sekilas

Membaca sekilas dilakukan untuk memperoleh kesan umum dari sesuatu bacaan. Bila yang dibaca daftar isi maka perhatian pembaca hanya kepada butir-butir yang dibicarakan. Dalam membaca sekilas terkandung makna mencari intisari bahan bacaan.

  • Membaca Sepintas

Dilakukan untuk menemukan suatu informasi secara tepat. Informasinya sudah ditentukan sebelumnya. Membaca sepintas walaupun cepat harus teliti dan penuh kesiapan menangkap informasi.

  • SQ3R

Salah satu teknik pengajaran membaca yang digunakan dalam kelas 3 tinggi ialah metode telaah tugas atau SQ3R. S adalah singkatan dari Survey, Q adalah singkatan dari Question, R adalah singkatan dari Read, R2 adalah singkatan dari Ricite dan R3 adalah singkatan dari Review.

  • Individualize Intruction

Salah satu teknik pengajaran membaca yang tergolong maju dan modern ialah Individualize Intruction. Prinsip dasar yang mendasari teknik pengajaran ini adalah bahwa anak normal dapat belajar membaca dan dapat mempunyai sikap cinta membaca.

b.    Metode Pengajaran Membaca

Metode pengajaran membaca akan sedikit banyak dipengaruhi oleh materi, tugas metode-metode yang lazim di pakai antara lain:

  • Metode Ceramah

Penuturan bahan pengajaran secara lisan.

  • Metode Diskusi

Yakni bertukar informasi, pendapat, dan unsur-unsur pengalaman secara teratur dengan maksud untuk mendapat pengertian bersama yang lebih jelas dan lebih cermat tentang permasalahan atau topik yang sedang dibahas. Metode ini berusaha mendiskusikan suatu masalah dan mencari jalan keluarnya serta melatih keterampilan berpikir murid secara kritis.

  • Metode Pemberian Tugas

Yakni memberikan kesempatan kepada siswa melakukan tugas yang  berhubungan dengan pelajaran seperti mengerjakan soal-soal.

  • Metode Tanya Jawab

Yakni metode mengajar yang memungkinkan terjadinya komunikasi langsung yang bersifat terarah sebab pada saat yang sama terjadi dialog antara guru dan siswa.

  • Metode Sosio Drama atau Bermain Peran Dan lain-lain

Semua metode pada dasarnya baik. Hal ini berhubungan dengan jenis materi, tujuan materi, tujuan dan situasi serta keterampilan guru yang menggunakannya. Pemilihan metode yang tepat dalam pelaksanaan pengajaran membaca inilah yang dinamakan teknik. Jadi teknik adalah operasional yang dilakukan oleh guru dalam pelaksanaan pengajaran membaca.

  • Metode Karyawisata

Mengajar dengan peragaan secara langsung berupa objek pelajaran yang sesungguhnya, sehingga murid memperoleh gambaran langsung tentang apa yang dipelajarinya.

  • Metode Demontrasi dan Eksperimen

Mencoba mengusahakan agar para murid memperoleh pengertian lebih jelas tentang suatu hal, misalnya dengan peragaan atau murid mencoba sendiri.

  • Metode Drill

Metode mengajar dengan latihan-latihan.

C. Faktor yang menyebabkan anak tidak mampu membaca, diantaranya ialah:

1)    Faktor Eksternal

Yaitu hal-hal yang mempengaruhi anak yang berasal dari luar anak didik, meliputi:

  • Lingkungan Keluarga

ü   Perhatian orang tua terhadap minat baca anak masih bersikap masa bodoh.

ü   Kemampuan ekonomi orang tua yang rendah.

ü   Perpustakaan rumah belum dibina karena terbentur perekonomian yang tidak menunjang.

ü   Kondisi orang tua dan keluarga masih bersikap tradisional, yaitu lihat, dengar, dan ngomong.

  • Lingkungan Sekolah

ü   Kurangnya dorongan guru terhadap anak didik.

ü   Kurangnya bahan bacaan yang bermutu tentang membaca, baik substansi maupun metedologi membaca serta penataan perpustakaan sekolah yang masih amburadul.

  • Lingkungan Masyarakat
  • Suasana lingkungan sosial masyarakat yang tidak kondusif (bising).
  • Teman sebaya yang lebih suka melakukan hal-hal yang negatif.
  • Media elektronik yang digunakan secara berlebihan dan tidak pada tempatnya, seperti TV, radio, komputer dan sejenisnya.

2)    Faktor Internal

Yaitu hal-hal yang mempengaruhi anak yang berasal dari dalam diri anak didik, meliputi:

  • Rasa ingin tahu yang minim terhadap fakta, teori, prinsip, pengetahuan, informasi dan sebagainya.
  • Tak merasa haus akan informasi, karena merasa tidak membutuhkannya.
  • Belum tertanam “membaca merupakan kebutuhan rohani”
29/12/2012

0 Responses on Teknik Pengajaran Membaca"

Leave a Message

Copyright © Sutisna.Com 2009. All rights reserved.