Bagaimana Cara Membentuk Citra dalam Ingatan

Ketika kita sudah menyajikan materi sedemikian rupa agar bisa sesuai dengan kemampuan ingatan kita, selanjutnya adalah bagaimana penanganan ingatan kita agar materi tersebut tergambar dalam memori. Hal ini merupakan prinsip kedua five-by-five-system yaitu pembentukan citra (image) dan lima sub-prinsip yang harus Anda pelajari adalah:

Sebagian besar penyimpanan dalam ingatan jangka-panjang melibatkan asosiasi -suatu hal dihubungkan dengan yang lainnya. Jadi satu cara yang sangkat cepat dan efektif untuk melakukan penyimpanan adalah dengan mengasosiasikannya secara sadar, apa yang ingin Anda ingat dengan sebuah cerita.

Sementara banyak dari apa yang Anda ingin ingat akan berupa materi yang disimpan dalam otak kiri, yaitu nama benda, uraian, detail proses, dan lain-lain, citra visual diproduksi dan disimpan pada sisi otak kanan. Sehingga ketika Anda mengasosiasikan sesuatu, yang dinyatakan dalam bahasa, dengan suatu citra visual, Anda sedang membuat suatu asosiasi melintasi dua sisi otak kita yang berbeda. Hasilnya akan sangat kuat bila tiba saatnya untuk mengingat kembali.

Riset menunjukkan bahwa asosiasi yang lebih orisinal, kreatif, dan cerdas yang paling berhasil. Ini dikarenakan terdapat lebih banyak pikiran yang terlibat, di mana semakin banyak pikiran, semakin banyak akar saraf yang diproduksi. Semakin banyak akar saraf diproduksi, semakin mudah perhatian utama kita menemukan jalur menuju tempat penyimpanan materi yang ining kita dapatkan kembali.

Buatlah citra Anda positif

Bagi kebanyak orang, citra positif bekerja paling baik. Nyatanya, jika citra itu terlalu negatif, pikiran kita dapat menghalanginya dari upaya pengingatan kembali secara sadar.

Gunakan kedua sisi otak Anda

Masing-masing sisi otak berfungsi secara berbeda. Otak kiri menangani materi skuensial (materi berbentuk runtutan): waktu, bahasa, logika dan sebagainya. Otak kanan menangani materi statis/spasial (berhubungan dengan ruang/tempat): emosi, sensasi, bentuk, posisi, jarak, dan ukuran.

Jika Anda berupaya menghafal hanya dengan mengulang kata-kata, Anda akan sangat membatasi potensi ingatan Anda -setengah dari potensi maksimal. Untuk menggunakan kedua sisi otak, Anda perlu mengingat kata-kata melalui otak kiri dan membayangkan citra-citranya yang berhubungan dengan materi tersebut.

Penyimpanan otak kanan menawarkan akses acak. Ini berbeda dengan penyimpanan otak kiri, yang menawarkan akses secara beruntun, di mana Anda harus melewati berbagai materi ingatan untuk memperoleh pecahan-pecahan yang ingin Anda dapatkan kembali.

Gunakan semua indra Anda

Beragam data sensor disimpan di tempat-tempat berbeda dalam otak. Bahkan ada tempat yang berbeda bagi aspek yang berbeda dari satu indra. Contohnya, sejauh data visual diperlihatkan, bentuk, ukuran, gerakan, posisi dan warna, semuanya disimpan di tempat-tempat yang berbeda.

Pikiran tampaknya tidak membedakan antara citra yang dibentuk dalam imajinasi dan citra yang diterima di dunia nyata ketika tiba saatnya untuk menyimpan dalam ingatan. Nyatanya, citra yang dibayangkan berfungsi lebih baik, karena Anda dapat menambahkan berbagai detail dan kualitas yang membuatnya bisa diingat dengan lebih efektif.

Semakin banyak indra yang terlibat, maka semakin banyak akar saraf yang akan digunakan, sehingga perhatian utama Anda akan cenderung menemukan jalur menuju materi yang sedang Anda cari.

Gunakan semua indra Anda: penglihatan, pendengaran, pencecap, peraba dan penciuman.

Buatlah cerita Anda menarik

Ada sejumlah cara yang terbukti di mana Anda dapat melakukan agar citra itu menjadi menarik. Buatlah citra-citra itu: penuh warna, bergerak, lucu, dan dilebih-lebihkan

Berwarna, Anda lebih mudah mengingat benda-benda berwarna karena benda-benda itu menangkap perhatian Anda pada kali pertama. Karenanya, citra warna menjadi begitu penting dalam hal ingat-mengingat. Warna diproses di suatu area khusu pada otak dan, oleh karena itu, ditempatkanlah satu jalur atau lebih untuk mengingat kembali

Bergerak, citra yang bergerak mencengkram perhatian. Jika tidak bergerak, kita akan segera gagal menaruh perhatian padanya. Gerakan memiliki area-area sendirinya di otak. Sejumlah diproses dalam area yang dikenal sebagai V3 (visual cortex), tetapi area V4 dikhususkan untuk memproses gerakan.

Lucu. Hal lucu biasanya lebih gampang diingat. Alasannya, perisiwa lucu serting kali tidak masuk akal, karena peristiwa itu berisi keanehan dan kontradiksi. Peristiwa lucu sering menuntut kita untuk mengendorkan batas-batas pemahaman kita akan realitas.

Citra yang dilebih-lebihkan. Kita cenderung mengingat tingkat ekstrem dengan lebih baik daripada tingkat normal. Ini terjadi karena perbandingan yang jelas antara tingkat biasanya dan tingkat saat ini, dapat dibuat. Perbandingan menyebabkan asosiasi dari keduanya bisa disimpan. Selain itu, persepsi atas sesuatu di luar norma Anda (asimilasi) menuntut kerja atas skema internal (akomodasi) dan persepsi objek, agar sesuai dalam skema tersebut.

Teknik membuat citra yang dilebih-lebihkan, diantaranya:

  • Jika besar, buatlah menjadi raksasa
  • Jika terang, buatlah menjadi silau
  • Jika bau, buatlah bau menyengat
  • Jika berat, buatlah lebih berat
  • Jika menghasilkan kebisingan, buatlah memekakkan telinga
  • Jika bergerak, buatlah menjadi kilat
  • Jika lucu, buatlah lebih lucu

Gunakan sajak dan ritme

Sajak akan memudahkan Anda untuk mengingat. Inilah alasan mengapa kata-kata bijak sering dikapsulkan menjadi pepatah. Di masa lalu, cerita harus diedarkan secara lisan, sajak menjadi alat bantu yang memungkinkan orang untuk mengingat ceritanya. Alasan lainnya, sajak itu positif dan menyenangkan untuk dibaca. Bahkan, kata-kata sedih pun juga indah jika dibaca dengan rima.

Metode angka-sajak

  1. One adalah bun
  2. Two adalah shoe
  3. Three adalah tree
  4. Four adalah door
  5. Five adalah hive
  6. Six adalah sticks
  7. Seven adalah heaven
  8. Eight adalah gate
  9. Nine adalah wine

Metode angka-huruf

0 adalah O (owl – burung hantu)
1 adalah L (lady – perempuan)
2 adalah N (nag – kuda tua)
3 adalah M (mag – majalah)
4 adalah R (ram – domba jantan)
5 adalah S (sail – layar)
6 adalah B (bin – bak)
7 adalah T (tan – cokelat)
8 adalag F (fan – kipas)
9 adalah P (page – halaman)

Metode angka-abjad

1 = A
2 = B
3 = C
4 = D
5 = E
6 = F
7 = G
8 = H
9 = I
0 = Z
28 = BH (bee-hive)
44 = DD (donald duck)

(Disarikan dari buku Improve Your Memory oleh Richard McAdler)

Tips Mempersiapkan Materi Sebelum Dihafal

28/01/2018

Leave a Reply